WISATA ROHANI DI JANTUNG AMERIKA SERIKAT

Tampak depan Basiliki Maria di Kandung Tanpa Noda Dosa.
Tampak depan Basiliki Maria di Kandung Tanpa Noda Dosa.

Pagi jam 9, mendung menyaput wajah kota Washington, membuat udara panas “summer time”, menjadi sejuk. Kesejukan itu kian terasa ketika angin utara bertiup membawa titik-titik air hujan.

Father Marc, Rektor Biara Karmel dan Direktur The Institute of Carmelites Studies, menemani saya memecah kesunyian pagi Washington menuju Basilika Bunda Maria di Kandung Tanpa Noda, atau disebut The Basilica of the Conception. Dari jauh, Basilik terkenal di Washington, salah satu kebanggaan orang Amerika Serikat itu terlihat indah. Pelataran depannya ditumbuhi bunga warna-warni. Di samping kanannya terdapat Catholic University of Washington. Di depan, menyeberang jalan, terdapat gedung Konferensi Uskup-uskup Amerika Serikat. Sejenak, kita merasa seolah berada di sekitar gua Maria di Lourdes – Prancis.

Di dalam Basilika, kita menyaksikan refleksi karya-karya agung seni bangunan yang menggambarkan kebesaran kasih Tuhan. Di depan altar, hati kita kembali dihantar menghadap Tuhan dengan lukisan tentang Maria yang dimahkotai di surga. Lukisan itu terdapat di kubah utama. Perlu diberitahu, ada dua kubah di altar utama Basilika ini.

Ketika mengelilingi bagian dalam Basilika megah ini, hati kita juga diajak untuk berdoa bersama banyaknya lukisan Bunda Maria. Ada Maria dari Guadalupe, Mexico yang pasti punya pesan tersendiri. Ada juga Maria dari Polandia, Maria dari Bunda Penolong Abadi, Maria Bunda Berdukacita, Maria Ratu Para Bangsa, Maria Bunda orang miskin dan yang bersengsara dan masih banyak gambaran lain. Semua ini menunjukkan bahwa Basilika milik kota Washington ini menyimpan kekayaan spiritual-rohani yang amat dalam, seandainya kalau kita mau menyelami arti kehadiran seorang ibunda dalam diri Maria yang terkandung tanpa noda dosa.

Bagaimana dengan “Cripta”? Cripta adalah gedung gereja bawah tanah. Basilika ini pun memiliki Cripta. Di sana, ada Chapel besar, tempat dirayakan misa mingguan oleh Bapak Uskup Washington atau Duta Vatikan. Perlu diperhatikan, ….siapa duta besar Vatikan untuk Amerika Serikat? Dialah Mgr. Pietro Sambi. Masih ingat siapa dia? Bukankah beliau pernah bertugas di Indonesia?

Dalam Cripta ini masih dapat kita temukan pelbagai patung Maria. Yang menarik buat saya adalah Patung Maria dari Vietnam dan Patung Maria dari China. Betapa inkulturasi tampak jelas dengan mengadopsi rupa perempuan Vietnam dan China untuk diletakkan sebagai wajah Maria, Bunda Penyelamat Manusia.

Setelah puas menjelajahi Basilika ini, saya keluar. Mau mencari Stasiun Metro menuju White House. Memang, langit masih mendung, sementara gairah petualang saya masih menggebu-gebu mengalahkan rasa lapar dan haus. White House, tempat tinggal Mr. Obama and familly itu harus saya jelajahi hari ini. Tapi-….. Kita break dulu… bersambung……kalau ada kesempatan….